Dolar AS (USD) mengalami pelemahan pada perdagangan Eropa pada hari Jumat (15 Agustus 2025). Pergerakan ini menunjukkan bahwa meskipun harapan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin dari The Fed memudar, pelaku pasar tetap yakin bahwa The Fed akan menerapkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan.
Menurut FedWatch, kemungkinan pemangkasan suku bunga tersebut mencapai 92%. Sentimen ini kemungkinan akan memengaruhi pergerakan pasar, selain data dari Amerika Serikat. Berikut data dari Trading Central:
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
- Indeks Manufaktur New York (Agustus); ramalan 1 vs sebelumnya 5,5
- Penjualan Ritel AS (bulan ke bulan/Juli); ramalan 0,4% vs sebelumnya 0,6%
- Penjualan Ritel AS (tahun ke tahun/Juli); ramalan 3,5% vs sebelumnya 3,9%
Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska hari ini juga berpotensi menyebabkan pergerakan pasar yang signifikan.
EMAS
Harga emas (XAUUSD) mengalami penurunan setelah mencapai puncaknya di $3.348,70 per troy ons. Antisipasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September terus memberikan sentimen positif terhadap Emas.
Namun, penurunan momentum emas, yang bertepatan dengan tekanan pada dolar AS, menunjukkan bahwa para pedagang sedang menunggu hasil pertemuan Trump-Putin. Jika Trump berhasil meredakan konflik Rusia-Ukraina, selera risiko pasar dapat membaik, yang berpotensi menekan emas.
MINYAK
Harga minyak (CLS10) turun $0,7 menjadi $63,21 per barel pada awal perdagangan Eropa. Pertemuan Trump-Putin diperkirakan akan memicu aktivitas besar di pasar minyak. Jika Putin memutuskan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina, sanksi terhadap sektor energi Rusia dapat dicabut, yang akan menyebabkan masuknya kembali pasokan minyak dari negara tersebut ke pasar.
Skenario ini kemungkinan akan menciptakan sentimen negatif terhadap Minyak.
EURUSD
EURUSD menguat pada awal perdagangan Eropa, mencapai level tertinggi harian di 1,16915. Dibandingkan dengan penutupan Kamis, EURUSD menguat 457 poin (45,7 pip).
Tekanan yang dihadapi dolar AS memungkinkan EURUSD untuk menguat. Jika data ekonomi AS dirilis lebih buruk dari perkiraan, tekanan terhadap dolar dapat meningkat. Sebaliknya, jika pertemuan Trump-Putin menghasilkan resolusi perang Rusia-Ukraina, EURUSD akan mendapatkan sentimen positif.
GBPUSD
GBPUSD menguat 372 poin (37,2 pip) ke level 1,35611 pada awal perdagangan Eropa. Sentimen positif muncul dari ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) tidak akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
Di sisi lain, dolar mungkin menghadapi tekanan yang lebih besar jika data dari Amerika Serikat lebih buruk dari perkiraan. Hal ini memberikan ruang bagi GBP/USD untuk menguat lebih lanjut.
USDJPY
USDJPY melanjutkan penurunannya pada awal perdagangan Eropa, mencapai level terendah harian di 146,754. Dibandingkan dengan penutupan perdagangan Kamis, USDJPY turun 917 poin (91,7 pip).
Data ekonomi Jepang menunjukkan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 0,3% secara kuartalan pada Triwulan II 2025, lebih tinggi dari proyeksi 0,2% dan pertumbuhan kuartal sebelumnya sebesar 0,1%. Rilis ini mendorong para pedagang untuk memperkirakan bahwa Bank of Japan (BoJ) mungkin akan segera menaikkan suku bunga, sehingga memperkuat yen dan menekan USD/JPY.
Tekanan pada pasangan mata uang ini kemungkinan akan berlanjut malam ini jika data ekonomi AS mengungkapkan hasil yang lebih buruk dari yang diperkirakan.
Nasdaq
Nasdaq relatif stabil, berkisar antara 23.871 – 23.962 pada awal perdagangan Eropa. Indeks ini masih mendekati level tertinggi sepanjang masa di 24.067 yang dicapai Rabu lalu.
Pertemuan Trump-Putin merupakan titik fokus utama bagi indeks saham. Jika pertemuan ini menghasilkan resolusi damai dalam situasi Rusia-Ukraina, Nasdaq berpotensi mengalami lonjakan lagi.
