Rilis PMI Manufaktur ISM AS di angka 48,2, yang dilaporkan pukul 22.00 WIB, mengindikasikan bahwa sektor manufaktur masih berada dalam zona kontraksi, mencerminkan penurunan kinerja ekonomi. Angka ini tidak hanya lebih rendah dari perkiraan Trading Central di angka 48,8, tetapi juga menunjukkan penurunan dari data bulan sebelumnya di angka 48,7. Tren pelemahan ini menunjukkan meningkatnya tekanan pada aktivitas produksi dan permintaan industri, menandakan bahwa pemulihan ekonomi masih rapuh. Reaksi cepat pasar terlihat jelas dengan kenaikan harga Emas ke kisaran $4.244, yang menunjukkan peningkatan permintaan aset safe haven di tengah data ekonomi yang mengecewakan.
Dalam hal kebijakan moneter, data ISM yang mengecewakan ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan bersikap merpati sikap atau bahkan mempertimbangkan langkah-langkah pelonggaran jika tekanan ekonomi meningkat. Dengan inflasi yang menunjukkan tanda-tanda moderasi dan sektor manufaktur yang belum pulih, kemungkinan penurunan suku bunga dalam pertemuan mendatang telah meningkat secara signifikan. Skenario ini memberikan dukungan tambahan untuk Emas, karena ekspektasi suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan dolar dan menurunkan imbal hasil obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik aset non-imbal hasil seperti Emas. Jika data ekonomi AS terus berkinerja buruk, sentimen bullish terhadap Emas dapat bertahan dalam jangka pendek.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
