Optimisme mengenai potensi kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok telah menimbulkan volatilitas signifikan pada sesi perdagangan Eropa pada Rabu (7 Mei 2025). Sebagaimana disebutkan dalam Tinjauan Makro sebelumnya, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan bahwa ia dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer akan bertemu dengan perwakilan Tiongkok di Swiss minggu ini.
Pernyataan ini diperkirakan akan memengaruhi pergerakan pasar malam ini. Selain itu, perhatian juga akan difokuskan pada pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve yang dijadwalkan pada hari Kamis pukul 01.00 WIB. The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya pada 4.25%-4.5%, dengan sedikit indikasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Menyusul rilis data pasar tenaga kerja AS yang solid Jumat lalu, kemungkinan Fed memangkas suku bunga pada bulan Juni telah turun menjadi sekitar 30%, penurunan signifikan dari sekitar 60% sebelum rilis data tersebut, menurut alat FedWatch CME Group.
EMAS
Harga emas (XAUUSD) mengalami volatilitas setelah anjlok hampir $70 atau 700 pips ke $3.360,22 per troy ounce pagi ini. Meskipun emas sempat mencoba untuk bangkit kembali ke $3.400, namun tidak berhasil, yang mengindikasikan tekanan yang cukup besar akibat rencana negosiasi perdagangan antara AS dan China.
Situasi ini telah mengurangi daya tarik emas sebagai tempat berlindung yang aman, yang kemudian menyebabkan harganya anjlok. Lebih jauh lagi, tekanan ke bawah pada emas dapat memburuk jika Fed mengisyaratkan tidak ada rencana untuk pemangkasan suku bunga segera, hanya akan memangkas suku bunga dua kali tahun ini, atau mempertahankan rencana saat ini.
MINYAK
Harga minyak (CLS10) kembali menguat pada sesi perdagangan Eropa setelah sempat naik ke $60,22 per barel. Pasar minyak juga mendapat sentimen positif dari harapan seputar perjanjian perdagangan AS-Tiongkok.
Jika kesepakatan tercapai, hal itu dapat menyebabkan berkurangnya tarif impor, yang dengan demikian berpotensi meningkatkan ekonomi global dan selanjutnya meningkatkan permintaan minyak.
Malam ini, rilis data persediaan AS pada pukul 21.30 WIB akan menjadi pendorong utama harga minyak. Ramalan Data dari Trading Central menunjukkan penurunan persediaan sebesar 2,5 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 2 Mei.
Jika data aktualnya lebih rendah dari ramalan, minyak mungkin menerima sentimen positif tambahan.
EURUSD
Pasangan EURUSD telah menunjukkan volatilitas pada awal perdagangan Eropa, bereaksi terhadap kenaikan harga yang lebih tinggi dariramalan data pesanan pabrik dari Jerman, sementara penjualan ritel zona euro turun tipis.
Semua mata kini tertuju pada pengumuman suku bunga Fed. Dolar AS dapat menguat lagi jika Fed mengindikasikan bahwa pemangkasan suku bunga tidak akan segera terjadi, sehingga EUR/USD berisiko mengalami tekanan penurunan lebih lanjut.
GBPUSD
Pasangan GBPUSD melanjutkan penurunannya di awal perdagangan Eropa, mencapai titik terendah harian di 1,33226. Pasangan ini berada di bawah tekanan dari harapan akan kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok, yang telah memperkuat dolar AS.
Tekanan ke bawah ini dapat meningkat jika Fed mengindikasikan tidak akan agresif dalam memangkas suku bunga tahun ini.
USDJPY
Pasangan mata uang USDJPY terus naik pada awal perdagangan Eropa, mencapai level 143,445. Dibandingkan dengan penutupan hari Selasa, USDJPY naik 1,096 poin (109,6 pip).
Kenaikan tajam ini menunjukkan bahwa dolar AS menguat di tengah meredanya ketegangan perang dagang. Selain negosiasi perdagangan AS-Tiongkok yang akan datang, Presiden Donald Trump sebelumnya mengisyaratkan kemungkinan perjanjian perdagangan dengan India, Korea Selatan, dan Jepang.
Sentimen positif untuk USDJPY dapat meningkat jika Fed memberi sinyal tidak ada rencana segera untuk memangkas suku bunga.
Nasdaq
Indeks Nasdaq memangkas kenaikannya pada awal sesi perdagangan Eropa setelah sebelumnya mencapai level 20.126. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku pasar tengah menunggu pengumuman kebijakan moneter Fed.
Jika Fed mengindikasikan bahwa pemotongan suku bunga tidak akan terjadi dalam waktu dekat, ada potensi bagi Nasdaq untuk mengalami aksi ambil untung.
