Pasar saham di Amerika Serikat kembali mengalami aksi jual yang signifikan, yang menyebabkan penurunan indeks Nasdaq yang mencapai titik terendah dalam enam bulan terakhir. Kebijakan Presiden Donald Trump yang sedang berlangsung, yang sering disebut sebagai "Trumpcession," dipandang sebagai pendorong utama yang memicu risiko resesi di negara tersebut.
EMAS
Harga Emas (XAUUSD) turun lebih dari $20 atau 200 pip, dan bertahan di sekitar $2.889 per troy ounce pada awal minggu lalu. Penurunan harga Emas ini sangat penting karena terjadi di tengah tekanan pada dolar dan indeks saham AS.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Biasanya, Emas dianggap sebagai tempat berlindung yang aman aset, yang cenderung berkembang pesat dalam kondisi seperti itu. Akibatnya, harga Emas melambung hingga lebih dari $2.900 per troy ounce dalam sesi perdagangan hari ini.
Sentimen ini kemungkinan akan terus memengaruhi pergerakan Emas selama sesi perdagangan Eropa.
MINYAK
Harga minyak (CLS10) turun $1,15 menjadi $65,89 per troy ounce pada awal perdagangan minggu lalu. Dini hari tadi, harga minyak kembali turun menjadi $65,28 per barel sebelum kembali pulih menjadi $66,06 per barel.
Risiko resesi yang membayangi di Amerika Serikat membuat harga minyak mendekati level terendah yang pernah tercatat dalam hampir dua tahun. Selain itu, OPEC+ telah mengumumkan rencana untuk meningkatkan produksi bulan depan, yang selanjutnya berkontribusi pada sentimen pasar yang negatif.
Sentimen ini diperkirakan akan terus memengaruhi harga Minyak selama sesi perdagangan Eropa.
EURUSD
Pasangan EURUSD mengalami volatilitas tinggi pada hari Senin, dan akhirnya ditutup tidak berubah pada level 1,08356. Pasangan ini tetap mendekati level tertinggi dalam empat bulan, didukung oleh sentimen positif dari rencana reformasi fiskal Jerman.
Di sisi lain, dolar AS menghadapi risiko perlambatan ekonomi, yang menunjukkan bahwa EURUSD dapat terus berkinerja positif selama jam perdagangan Eropa.
GBPUSD
Pasangan GBPUSD menghadapi mengambil untung tekanan, penutupan perdagangan hari Senin di 1,28777. Ini merupakan penurunan 442 poin (44,2 pip) dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari Jumat, setelah mencapai puncak baru-baru ini di level tertinggi empat bulan.
GBPUSD cenderung mengikuti tren EURUSD karena reformasi fiskal di Jerman juga dapat memengaruhi ekonomi Eropa, yang dapat memengaruhi Inggris. Oleh karena itu, jika EURUSD naik lagi, GBPUSD berpotensi memberikan sentimen positif.
USDJPY
Pasangan USDJPY turun 784 poin (78,4 pip) ke level 147,253 pada hari Senin, melanjutkan penurunannya hari ini ke level 146,540. Ini menandai level terendah dalam enam bulan.
Pergerakan ini mengindikasikan tekanan pada dolar karena risiko yang terkait dengan perlambatan ekonomi di AS. Sentimen ini kemungkinan akan terus memengaruhi fluktuasi USDJPY sepanjang hari.
Nasdaq
Pada hari Senin, indeks Nasdaq turun 727 poin, dengan penurunan lebih lanjut sebesar 328 poin pagi ini menjadi 19.143. Level ini merupakan level terendah yang terlihat dalam enam bulan, diikuti oleh Nasdaq bangkit kembali ke 19.493.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Nasdaq sedang tertekan akibat risiko terkait potensi perlambatan ekonomi di AS. Sentimen ini diperkirakan akan terus memengaruhi pergerakan Nasdaq selama sesi perdagangan Eropa.
