Pagi ini, dolar Amerika Serikat (USD) kembali menguat selama sesi perdagangan Eropa awal pada hari Senin (24 Februari 2025), meskipun masih ada kekhawatiran mengenai potensi perlambatan ekonomi Amerika yang dapat memengaruhi kinerja dolar dalam perdagangan malam ini.
EMAS
Harga Emas (XAUUSD) mengalami peningkatan pada awal sesi Eropa, mencapai puncaknya pada US$ 2.948,76 per troy ounce setelah turun ke US$ 2.921,25 pada pagi hari. Emas mendekati titik tertinggi sepanjang masa di US$ 2.954,82 per troy ounce, yang dicapai Kamis lalu.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Kenaikan nilai Emas merupakan reaksi terhadap indikasi perlambatan ekonomi di AS. Data terbaru dari S&P Global yang dirilis pada hari Jumat mengungkapkan kontraksi di sektor jasa AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua tahun, yang memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi masa depan di AS.
Sektor jasa merupakan komponen penting dari ekonomi AS, yang menyumbang lebih dari 70% pertumbuhan ekonomi dan 80% dari total lapangan kerja. Kontraksi ini kemungkinan akan berdampak besar, mendorong pelaku pasar untuk mencari Emas sebagai tempat berlindung yang aman aset.
MINYAK
Harga minyak (CLS10) juga mengalami kenaikan pada awal sesi perdagangan Eropa, mencapai US$ 70,65 per troy ounce, yang merupakan peningkatan US$ 0,43 dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.
Kenaikan harga minyak mungkin disebabkan oleh short covering setelah penurunan tajam Jumat lalu yang membawa harga ke titik terendah dalam dua bulan.
Kekhawatiran tentang potensi perlambatan ekonomi di AS telah menyebabkan tekanan ke bawah pada harga minyak. Selain itu, kemungkinan penyelesaian konflik Rusia-Ukraina menunjukkan potensi penurunan permintaan AS dan peningkatan pasokan dari Rusia, yang selanjutnya berdampak signifikan pada harga minyak.
EURUSD
Pasangan EURUSD berbalik arah setelah mencapai level tertinggi satu bulan di 1,05283 pagi ini. Pasangan mata uang ini sekarang diperdagangkan mendekati level terendah harian di 1,04589.
Aksi ambil untung tampaknya telah memengaruhi pembalikan EURUSD. Lebih jauh, data ekonomi yang dirilis dari Jerman sore ini menunjukkan indeks iklim bisnis sebesar 85,2 untuk bulan ini, lebih rendah dari perkiraan Trading Central sebesar 85,5 tetapi sedikit lebih tinggi dari angka Januari sebesar 85,1.
Meskipun demikian, sentimen seputar EURUSD tetap positif menyusul kemenangan koalisi konservatif CDU/CSU, yang kemungkinan akan terus memengaruhi pergerakan EURUSD dalam sesi perdagangan malam ini.
GBPUSD
Mirip dengan EURUSD, pasangan GBPUSD juga dipengaruhi oleh aksi ambil untung setelah naik ke 1,26902 pagi ini, menandai level tertingginya sejak 18 Desember.
Data positif dari Inggris yang dirilis baru-baru ini melampaui ekspektasi, menyebabkan pasar berspekulasi bahwa Bank of England (BoE) mungkin mempertahankan suku bunga untuk jangka waktu yang lebih lama. Sentimen positif ini telah mendorong GBPUSD ke level tertingginya dalam lebih dari dua bulan, yang kemungkinan akan terus memengaruhi pergerakannya malam ini.
USDJPY
Pasangan USDJPY bangkit dari level terendah 11 minggu di awal sesi Eropa, mencapai level tertinggi harian di 149,668. Pergerakan ini menunjukkan bahwa dolar AS mungkin pulih karena faktor teknis, meskipun data ekonomi AS yang lemah terus memberikan sentimen negatif.
Di sisi lain, yen tetap kuat saat mendekati akhir tahun fiskal Jepang pada bulan Maret, yang mendorong banyak perusahaan dan investor institusional untuk memulangkan dana dan aset dari luar negeri, sehingga memperkuat nilai yen.
Selain itu, ekonomi Jepang yang kuat membuka kemungkinan bagi Bank Jepang (BoJ) untuk menaikkan suku bunga lagi dalam waktu dekat, yang menunjukkan bahwa USDJPY mungkin mengalami tekanan ke bawah baru dalam sesi perdagangan malam ini.
Nasdaq
Indeks Nasdaq naik ke 21.811 pada awal sesi perdagangan Eropa, pulih dari penurunan tajam 475 poin indeks Jumat lalu. Kontraksi di sektor jasa AS, bersamaan dengan menurunnya sentimen konsumen, telah memberikan pukulan bagi Nasdaq.
Selain itu, potensi perang dagang masih signifikan, menambah ketidakpastian seputar kondisi ekonomi mendatang. Akibatnya, pemulihan Nasdaq tampak rapuh, dan ada potensi untuk menghadapi tekanan lebih lanjut dalam perdagangan malam ini.
