Jerman telah merilis angka penjualan ritelnya, yang telah memengaruhi pasangan mata uang EURUSD selama perdagangan pada hari Jumat (31 Januari 2025).
Penjualan eceran pada bulan Januari tercatat sebesar 1,8% tahun ke tahun (YoY) meningkat, namun masih di bawah ramalan oleh Trading Central sebesar 1,9% YoY, dan jauh lebih rendah dibandingkan angka bulan sebelumnya sebesar 2,5% YoY.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Setiap bulan, atau bulan ke bulan (MoM), penjualan eceran menunjukkan penurunan sebesar -1,6% MoM, berbeda dengan ramalan sebesar 0,2% MoM dan bulan sebelumnya sebesar -0,6% MoM.
Setelah rilis ini, EURUSD merosot ke sekitar 1,03913.
Data ini menggarisbawahi situasi ekonomi yang rapuh di Jerman, terutama setelah laporan hari Kamis tentang pertumbuhan ekonomi kuartal keempat tahun 2024 (Produk Domestik Bruto/PDB) sebesar -0,2% YoY, yang berada di bawah ramalan sebesar 0,1% YoY dari Trading Central. Angka-angka ini memperkuat kemungkinan Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk menurunkan suku bunga lagi dalam waktu dekat.
Skenario ini telah menciptakan sentimen negatif terhadap EURUSD.
