Instrumen keuangan global kembali diguncang oleh pengumuman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai kenaikan tarif impor terhadap Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya. Kebijakan ini telah menyebabkan lonjakan permintaan Dolar AS, yang dianggap sebagai aset safe haven.
Isu ini tetap menjadi topik hangat di kalangan pelaku pasar dan diperkirakan akan memberi dampak signifikan sepanjang sesi perdagangan di AS malam ini.
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
Direkomendasikan
EMAS
Harga emas tertekan akibat pengumuman tarif baru dari Presiden Trump. Total negara yang menghadapi tarif tambahan per 1 Agustus kini telah mencapai 14. Alih-alih menguat sebagai lindung nilai, emas justru melemah ke $3.321 per troy ons selama sesi Eropa karena peningkatan tajam permintaan dolar AS.
Mengingat potensi penguatan Dolar AS akibat sikap agresif Trump, tekanan pada Emas diperkirakan akan terus berlanjut hingga sesi malam.
MINYAK
Harga minyak menghadapi tekanan jual sore ini, turun ke $67,32 per barel. Penurunan ini didorong oleh dua faktor utama: kekhawatiran atas dampak tarif baru AS terhadap pertumbuhan ekonomi global dan peningkatan produksi OPEC+ yang melampaui ekspektasi untuk bulan Agustus.
Kombinasi kemungkinan perlambatan ekonomi dan lonjakan pasokan dapat terus membebani harga minyak sepanjang sesi perdagangan malam.
EURUSD
Pasangan mata uang EURUSD mengalami penguatan selama sesi Eropa, menembus level 1,1765, didorong oleh sikap proaktif Uni Eropa dalam menegosiasikan perjanjian perdagangan awal dengan AS. Upaya ini bertujuan untuk menghindari tarif tambahan 10% yang akan diberlakukan mulai 1 Agustus.
Namun, ekspektasi yang kuat seputar penguatan Dolar AS telah menahan pergerakan naik Euro. Ketegangan antara sentimen-sentimen ini dapat menyebabkan volatilitas yang signifikan pada EURUSD selama sesi AS malam ini.
GBPUSD
Pasangan GBPUSD berada di bawah tekanan sepanjang sesi Eropa, melemah ke level 1,3586. Sentimen negatif muncul dari meningkatnya risiko fiskal di Inggris, menyusul usulan Partai Buruh untuk meningkatkan belanja kesejahteraan yang diajukan di Dewan Rakyat pekan lalu.
Selain itu, lonjakan permintaan Dolar AS setelah pengumuman tarif Presiden Trump semakin menekan pergerakan GBP/USD. Tekanan jual diperkirakan akan berlanjut malam ini.
USDJPY
Pasangan mata uang USDJPY melonjak setelah pengumuman tarif tambahan oleh Presiden AS yang juga menargetkan Jepang. Kenaikan ini mencerminkan aksi jual Yen Jepang, yang dianggap kurang menarik di tengah risiko perang dagang.
USDJPY tercatat naik ke 146,441 dan mungkin terus menguat selama Dolar AS tetap didukung selama sesi AS.
Bursa Efek New York
Indeks Nasdaq mengalami tekanan jual selama sesi Eropa. Kekhawatiran pasar mengenai eskalasi perang dagang semakin meningkat setelah Presiden Trump memperluas cakupan tarif ke 14 negara dan memperpanjang batas waktu penerapan tarif timbal balik hingga 1 Agustus.
Situasi ini menambah tekanan negatif pada Nasdaq dan dapat memicu koreksi lebih lanjut selama sesi perdagangan malam.
